Chelsea 1-2 Tottenham Hotspur
Chelsea dikalahkan oleh Tottenham Hotspur dengan skor 1-2 di Accord Stadium dalam pertandingan Sydney Super Cup 2026 yang digelar pada Sabtu (1/8/2026). The Blues mencetak gol lewat Estevao. Akan tetapi, The Lilywhites membalikkan keadaan melalui Sandro Tonali dan Richarlison.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama
Tottenham Hotspur tampil agresif sejak awal pertandingan dan berhasil memecah kebuntuan ketika laga memasuki menit ke-17. Sandro Tonali melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang sempat mengenai pemain bertahan Chelsea sebelum arah bola berubah dan mengecoh kiper hingga membawa Spurs unggul 1-0.
Keunggulan tersebut membuat Tottenham semakin percaya diri dalam membangun serangan dari berbagai sisi lapangan. Namun, Chelsea mampu memberikan respons cepat dengan meningkatkan intensitas permainan dan menekan pertahanan lawan secara bertahap.
Usaha Chelsea akhirnya membuahkan hasil hanya beberapa saat setelah gol pembuka Tottenham Hotspur tercipta. Berawal dari umpan silang akurat Jorrel Hato, Estevao sukses menyundul bola ke dalam gawang Spurs sehingga kedudukan kembali imbang menjadi 1-1.
Setelah skor kembali seimbang, pertandingan berlangsung semakin menarik dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Meski sama-sama mampu menguasai bola dalam beberapa fase permainan, Tottenham Hotspur maupun Chelsea masih kesulitan menciptakan peluang bersih yang benar-benar mengancam gawang lawan.
Menjelang akhir babak pertama, Tottenham Hotspur hampir kembali memimpin lewat peluang emas yang diperoleh Mathys Tel pada menit ke-39. Akan tetapi, penyelamatan gemilang dari Sherman-Lowe mampu menggagalkan upaya tersebut dan menjaga skor tetap imbang.
Chelsea sebenarnya sempat membalikkan keadaan beberapa menit sebelum turun minum melalui penyelesaian akhir Joao Pedro. Sayangnya, gol tersebut dianulir oleh wasit karena sang penyerang telah lebih dulu berada dalam posisi offside, sehingga babak pertama ditutup dengan skor 1-1.
Babak kedua
Memasuki babak kedua, kedua pelatih langsung melakukan sejumlah perubahan untuk meningkatkan performa tim masing-masing. Tottenham Hotspur memasukkan Richarlison dan Kevin Danso menggantikan Dominic Solanke serta Jan Paul van Hecke, sementara Chelsea menurunkan Nicoll-Jazuli sebagai pengganti Romeo Lavia.
Pergantian pemain belum memberikan dampak maksimal ketika Tottenham Hotspur justru menghadapi situasi sulit pada awal paruh kedua. Belum genap 10 menit setelah laga dilanjutkan, Kevin Danso menerima kartu merah usai melakukan pelanggaran terhadap Joao Pedro sehingga Spurs harus bermain dengan 10 orang.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Chelsea untuk mengambil alih kendali permainan dan terus menekan pertahanan lawan. Serangan demi serangan dilancarkan ke area kotak penalti Tottenham Hotspur, tetapi penyelesaian akhir para pemain The Blues masih mampu digagalkan oleh penampilan impresif kiper Antonín Kinsky.
Kinsky menjadi salah satu sosok paling menentukan bagi Tottenham Hotspur sepanjang babak kedua berkat serangkaian penyelamatan penting yang dilakukannya. Ketangguhannya di bawah mistar membuat Chelsea frustrasi karena berbagai peluang emas gagal dikonversi menjadi gol penentu keunggulan.
Meski bermain dengan satu pemain lebih sedikit, Tottenham Hotspur tetap berusaha memberikan perlawanan melalui skema serangan balik yang cepat. Sandro Tonali sempat memperoleh ruang untuk melepaskan ancaman ke arah gawang Chelsea, tetapi upayanya berhasil diamankan dengan baik oleh kiper Teddy Sherman-Lowe.
Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Tottenham Hotspur justru mampu mencetak gol yang memastikan kemenangan mereka. Memanfaatkan bola pantul yang mengenai tiang gawang, Richarlison dengan sigap menyambar bola menjadi gol sehingga Spurs mengakhiri laga dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Chelsea.
Susunan Pemain
Chelsea (4-2-3-1): Sherman-Lowe; Hato, Colwill, Fofana, Palestra; Essugo, Lavia; Gittens, Palmer, Estevao; Joao Pedro
Pelatih: Xabi Alonso
Tottenham Hotspur (4-3-3): Kinsky; Robertson, Davies, van Hecke, Gray; Gallagher, Tonali, Bergvall; Tel, Solanke, Solomon
Pelatih: Roberto De Zerbi
Man of the Match – Richarlison
Richarlison layak dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 Tottenham Hotspur atas Chelsea. Penyerang asal Brasil itu tampil sebagai penentu hasil laga setelah mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu babak kedua.
Kontribusi Richarlison terasa semakin istimewa karena ia membantu Tottenham Hotspur mempertahankan daya saing meski timnya harus bermain dengan 10 pemain sepanjang sebagian besar babak kedua. Ketenangannya dalam memanfaatkan peluang di depan gawang menjadi pembeda pada momen-momen krusial.
Gol yang dicetak pada menit ke-92 memastikan Tottenham Hotspur mengamankan kemenangan dramatis sekaligus menutup perjuangan keras tim sepanjang pertandingan. Aksi tersebut juga menunjukkan naluri mencetak gol yang dimiliki Richarlison ketika berada di posisi yang tepat.
Catatan Pertandingan
Kekalahan Chelsea dari Tottenham Hotspur menjadi catatan penting bagi Xabi Alonso menjelang bergulirnya musim baru. Meski timnya sempat menunjukkan permainan yang cukup baik, sejumlah kelemahan masih terlihat, terutama dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan menjaga konsistensi permainan hingga akhir laga.

Di balik hasil negatif tersebut, Jamie Gittens kembali mencuri perhatian lewat penampilan yang impresif selama pramusim. Winger muda itu berhasil mempertahankan tren positifnya dengan memberikan assist untuk gol penyeimbang Chelsea, setelah sebelumnya juga rutin mencatatkan kontribusi gol dalam beberapa laga uji coba.
Penampilan konsisten Gittens membuka peluang besar baginya untuk memperoleh tempat utama di skuad Chelsea musim ini. Kondisi Morgan Rogers yang masih menjalani pemulihan cedera semakin memperbesar kesempatan bagi pemain muda tersebut untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Chelsea sebenarnya memperoleh keuntungan setelah Tottenham Hotspur harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah Kevin Danso pada awal babak kedua. Namun, keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimanfaatkan secara maksimal karena tim kesulitan menembus pertahanan rapat yang diterapkan lawan.
Dominasi penguasaan bola yang dimiliki Chelsea tidak diimbangi dengan efektivitas dalam menciptakan peluang berbahaya. Pergantian pemain pada penghujung pertandingan juga membuat tempo permainan menurun, sehingga Tottenham Hotspur justru lebih sering mengancam melalui serangan balik cepat.
Ketika pertandingan terlihat mengarah ke adu penalti, Tottenham Hotspur berhasil mencetak gol penentu kemenangan melalui Richarlison yang memanfaatkan bola muntah di depan gawang. Hasil tersebut menjadi peringatan bahwa Chelsea masih memiliki sejumlah aspek yang harus dibenahi sebelum menghadapi kompetisi resmi musim ini.
Pertandingan Berikutnya
Chelsea akan bertandang ke Craven Cottage untuk menghadapi Fulham dalam awal musim Premier League yang digelar pada 25 Agustus mendatang. Di sisi lain, Tottenham Hotspur akan menantang Brentford untuk awak musim baru Premier League pada 22 Agustus yang digelar di Gtech Community Stadium.
Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Sydney Super Cup. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



